Thursday, 28 May 2015

Prisma merupakan salah satu bangun ruang (plane). Prisma tergolong dalam bangun ruang sisi datar dikarenakan bentuk semua bidangnya yang datar. Ciri yang mencolok pada prisma daripada bangun ruang yang lain adalah pada prisma, sisi alas dan sisi atasnya selalu berbentuk dan berukuran sama dan sejajar. Berikut ini adalah beberapa hal-hal yang perlu diperlukan ketika mempelajari prisma:

1. Belajarlah dan dalami konsep dasar prisma terlebih dahulu
    Dalam mempelajari geometri, kebanyakan dari kita selalu berpikir mengenai rumus dan rumus.
    Ketika kita ditanya kenapa kamu tidak bisa mendapatkan nilai ulangan yang bagus, kita
    selalu menjawab "saya lupa rumusnya". Sehingga, terbayang dalam benak kita bahwa belajar
    geometri selalu identik dengan rumus-rumus dan harus menghafal rumus-rumus. Hal demikian
    sebenarnya kurang tepat, karena objek-objek dalam geometri,  dapat kita peroleh melalui
    pemahaman dan pengamatan yang mendalam mengenai  objek geometri tersebut. Begitu pula
    dengan prisma, kebanyakan dari kita menganggap bahwa prisma hanya memiliki alas berbentuk
    segitiga atau segi segi lain yang bentuknya kurang beraturan. Berdasarkan pengalaman penulis
    ketika mengajar, ketika penulis menanyakan apakah kubus dan balok termasuk kedalam bagian
    prisma, kebanyakan dari mereka menjawab bahwa kubus dan balok bukan merupakan prisma dan
    termasuk bangun ruang tersendiri. Berdasarkan fakta demikianlah, sebelum kita menyelesaikan
    permasalahan mengenai prisma yang melibatkan perhitungan-perhitungan matematisnya, kita
    perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu prisma dan bagaimana karakteristik dari prisma.

2. Kenali alas prisma dari berbagai sisi
    Hal ini cukup penting, karena tidak semua prisma selalu memposisikan bidang alas dan bidang  
    atas selalu dibawah atau diatas, tetapi ada pula prisma dengan bidang alas yang berada di samping,
    seperti gambar di bawah ini!
      








    Jika kita tanyakan kepada siswa mengenai bentuk alas dari prisma, mayoritas dari mereka
    menjawab bahwa persegi. Jawaban demikian dikarenakan kebanyakan dari mereka menganggap
    bahwa bidang alas adalah bidang yang berada di posisi bawah. Untuk menghilangkan konsep yang
    kurang tepat tersebut, maka perlu kita kembali kepada konsep awal prisma, yakni bangun ruang
    dengan bidang alas dan bidang atas yang kongruen (sama) dan sejajar. Jika konsep tersebut sudah
    kita pegang, maka prisma berbentuk apapun kita tidak akan salah dalam menentukan alasnya.

3. Kenalkan bagaimana cara perhitungan melalui pengamatan, bukan rumus instant.
    Kebanyakan dari kita berpikir bahwa untuk menentukan volume dan luas permukaan dari prisma
    dengan menggunakan rumus yang sudah terdapat pada buku teks, kemudian mensubtitusikannya
    dengan bilangan-bilangan yang sudah terdapat pada soal, sehingga kita langsung menemukan
    penyelesaian dari soal. Hal tersebut sah sah saja, namun ada kelemahan dari sistem tersebut, siswa
    kurang berkembang terhadap soal-soal lain yang menuntut bagaimana berpikir logis dan
    berlogika. Selain itu, kreativitas siswa dalam menyelesaikan permasalahan mengenai prisma
    kurang, karena semuanya seragam. Karena itu, tidak ada salahnya bagi kita, dalam melakukan
    perhitungan prisma, kita berpikir bagaimana cara kita menyelesaikan masalah melalui pemahaman
    dan pengamatan yang kemudian, dari pemahaman tersebut kita kembangkan menjadi rumus.
    Contoh:
    Ketika kita menentukan luas permukaan prisma tegak segitiga, dengan mudah kita dapat
    menyelesaikannya dengan rumus
    Lpermukaan= 2L alas+K alas x T
    Namun mereka sebatas dapat menghitung, namun tidak memahami betul betul mengenai luas  
    permukaan. Beda dengan ketika kita mengajarkan bagaimana menentukan luas permukaan dengan
    menentukan luas alas terlebih dahulu, kemudian bagian atasnya, dan terakhir luas bidang bidang
    tegak. Memang susah dan ribet, namun hal tersebut membuat mereka paham mengenai luas
    permukaan dan bagaimana cara menentukannya. Jika mereka sudah paham, kita dapat
    mengembangkan pemikiran kita dengan menyelidiki bahwa pada bidang tegak prisma selalu
    memiliki tinggi yang sama, meski ukuran alasnya berbeda beda. yang kemudian kita giring kearah
    rumus:
    Lpermukaan= 2L alas+K alas x T

0 comments: