Saturday, 22 October 2016

Jika seseorang hanya bisa dianggap santri jika pernah mondok, maka bisa d bilang saya menjadi salahsatu yang tidak berhak atas gelar mulia ini.
Sampai hari ini, boleh dibilang saya ndak pernah mondok di pesantren. Paling banter mungkin adalah ikut kegiatan pesantren kilat pas bulan ramadhan saat masih sekolah dulu....itupun paling cuma seminggu...
Jaman dulu kata santri, pesantren, nyantri dan sejenisnya adalah kata sakral yg walaupun tidak asing di telinga, tapi cukup untuk menggetarkan hati saya. Bagaimana tidak, seorang dengan gelar santri bagi saya adalah seorang yg paripurna atau setidaknya mereka yang meretas jalan menuju keagungan akhlak.
Setiap hari mereka bergelut dengan ke esaan, ke ilahian, dan pemurnian jiwa. Bahkan seringkali teman-teman saya yang berkesempatan menjadi santri menceritakan tentang keajaiban karomah guru-guru mulia mereka. Menjadi "saksi mata" berbagai peristiwa seperti itu adalah sebuah kemewahan.
Ah....sering iri juga jika mendengar cerita-cerita mereka. Namun, rasa itu sedikit terobati dengan kesediaan mereka menjadi kawanku. Berada diantara santri-santri seperti mereka mebuat saya merasa damai, merasa tercerahkan, bahkan kadang merasa sedang menjadi santri yang sedang belajar.....belajar hal hal baik tentang hidup ini dari mereka si "santri beneran"....yah....saya sangat senang sekali...biarpun dikata santri KW...ha2
Hari ini, ijinkan saya mengucapkan selamat kepada kalian....para santri....kawan-kawanku...walaupin saya sangat tahu bahwa kalian tidak membutuhkan ucapan atau pengharagaan seperti ini. Namun saya sangat percaya bahwa kalian layak untuk mendapatkanya...
Selamat hari santri
Dari kawanmu...santri KW yang ingin selalu belahae darimu....
Tulisan dari Mr. Aris Kurniawan

0 comments: